Dalam analisis wacana berlaku dua prinsip, yakni prinsip
interpretasi lokal dan prinsip analogi. Prinsip interpretasi lokal adalah
prinsip interpretasi berdasarkan konteks, baik konteks linguistik atau koteks
maupun konteks nonlinguistik.
Konteks nonlinguistik yang merupakan konteks lokal tidak
hanya berupa tempat, tetapi juga dapat berupa waktu, ranah penggunaan wacana,
dan partisipan.
Prinsip interpretasi analogi adalah prinsip interpretasi
suatu wacana berdasarkan pengalaman terdahulu yang sama atau yang sesuai.
Dengan interpretasi analogi itu, analis sudah dapat memahami wacana dengan
konteks yang relevan saja. Hal itu berarti bahwa analis tidak harus
memperhitungkan semua konteks wancana.
No comments:
Post a Comment