DALAM
PENYUSUNAN LAPORAN
Observasi yang dimaksud adalah keterangan singkat tentang
isi dari masing-masing format dari ketiga bagian laporan lengkap penelitian
disajikan berikut ini.
BAGIAN
AWAL
Paling sedikit ada empat unsur pokok yang termasuk dalam
Bagian Awal dari laporan PTK, yaitu: (1) halaman judul, (2) abstrak, (3)
prakata, dan (4) daftar isi. Sekiranga diperlukan, bagian awal ini dapat
ditambahkan dengan daftar tabel, daftar gambar, daftar singkatan, daftar lampiran.
1.
Halaman Judul
Judul penelitian berupa kalimat singkat dan padat yang
secara jelas menginformasikan masalah yang diteliti, terhadap apa atau siapa
penelitian dikenakan, tindakan sebagai upaya pemecahan, di mana dan kapan
penelitian akan dilakukan, singkat, jelas, sederhana, dan mudah dipahami.
Pada halaman judul ini judul penelitian ditulis simetris di
bagian atas bidang pengetikan dengan huruf kapital. Agak jauh di bawah judul
dicantumkan nama tim peneliti (bisa ketua saja atau lengkap ketua dan anggota).
Kemudian, pada bagian bawah bidang pengetikan ditulis lembaga yang
menyelenggarakan atau menyeponsori penelitian. Terakhir, di bawah nama lembaga
atau sponsor dicantumkan tahun selesainya penelitian atau tahun ditulisnya
laporan penelitian.
2.
Abstrak
Abstrak ditulis dengan spasi tunggal. Panjang abstrak
sebaiknya satu halaman. Akan tetapi jika tidak cukup bisa diperpanjang maksimum
sampai dua halaman kertas ukuran kuarto. Abstrak bukanlah ringkasan hasil
penelitian, melainkan inti sari yang sangat pnting dari hasil penelitian.
Dengan hanya membaca abstrak seseorang dapat memahami
pokokpokok yang ditulis dalam laporan. Hal-hal penting tersebut adalah latar
belakang masalah, tujuan penelitian, pelaksanaan penelitian, hasil penelitian,
dan implikasinya.
3.
Prakata
Prakata berisi ucapan syukur dan ucapan terima kasih kepada
pihak-pihak yang telah membantu pelaksanaan penelitian. Selain itu, bagian ini
bisanya diisi dengan harapan akan kemanfaatan hasil penelitian, dan kesediaan
menerima masukan yang datang dari berbagai pihak.
4.
Daftar Isi
Hal-hal yang dicantumkan dalam daftar isi adalah judul bab
dan subjudul (satu peringkat di bahawa judul bab). Sub-sub judul yang lebih
dari satu peringkat di bawah judul bab tidak perlu dicantumkan karena akan
menyebabkan daftar isi menjadi terlalu panjang.
BAGIAN
UTAMA
Isi bagian utama dari laporan penelitian merupakan ini dari
keseluruhan laporan. Lazimnya, bagian utama laporan penelitian tindakan terbagi
menjadi lima bagian (yang disebut bab), yaitu: (1) pendahuluan, (2) kerangka
teoretik dan hipotesis tindakan, (3) metode penelitian, (4) hasil penelitian,
dan (5) penutup.
1.
Pendahuluan
a.
Latar Belakang masalah
Berisi uraian (1) fakta-fakta yang mendukung yang berasal
dari pengamatan peneliti, (2) argumentasi teoretik tentang tindakan yang
dipilik, (3) hasil penelitian terdahulu (jika ada), dan (4) alasan pentingnya
penelitian tindakan ini dilakukan.
b.
Rumusan Masalah
Berisi uraian yang menjelaskan: (1) kesenjangan antara
situasi yang diinginkan dan yang ada dan dapat dipecahkan, (2) rancangan
tindakan pembelajaran yang mempunyai landasan konseptual, (3) dinyatakan dalam
kalimat pertanyaan/pernyataan.
c.
Tujuan Penelitian
Secara operasional, tujuan penelitian berisi pernyataan
tentang temuan apa yang akan dihasilkan oleh peneliti dan temuan penelitian itu
akan dipergunakan untuk memecahkan masalah apa.
d.
Manfaat Penelitian
Berisi manfaat atau sumbangan hasil penelitian khususnya
bagi (1) siswa, (2) guru/dosen pelaksana PTK, (4) kalangan guru/dosen pada
umumnya, (5) sekolah/LPTK
.
2.
Kerangka Teoretik dan Hipotesis Tindakan
Kerangka teoretik berisi kajian teoretik yang relevan yang
mendasari penelitian tindakan, dengan tindakan akan terjadi perubahan,
perbaikan atau peningkatan, tindakan inilah yang kemudian dituangkan dalam
hipotesis tindakan dalam rangkan pemecahan masalah.
3.
Metode Penelitian
4.
Hasil Penelitian
Pada bab ini dilaporkan tentang deskripsi data (perlakuan
atau intervensi dan dampak intervensi), pengujian hipotesis, dan pembahasan
hasil pengujian hipotesis. Pembahasan ini berisi perbandingan antara hasil yang
diperoleh dengan hasil-hasil penelitian lain atau pengetahuan teori yang
relevan.
5.
Penutup
Bab ini berisi simpulan dan saran/rekomendasi. Simpulan
didasarkan pada hasil pengujian hipotesis dan pembahasan hasil penelitian.
Saran dibatasi hanya yang terkait langsung dengan simpulan.
Saran yang didasarkan atas pertimbangan lain di luar
simpulan tidak boleh diajukan dalam laporan penelitian.
BAGIAN
AKHIR
Bagian akhir dari laporan penelitian tindakan memuat antara
lain daftar pustaka dan lampiran. Riwayat hidup (curriculum vitae)
peneliti biasanya tidak dimasukkan dalam laporan.
1.
Daftar Pustaka
Istilah “daftar pustaka” biasanya mempunyai dua arti: (a)
referensi dan (b) bibliografi. Jika daftar pustaka diartikan referensi (daftar
rujukan), setiap judul tulisan yang dimuat dalam daftar pustaka harus telah
dipergunakan sebagai rujukan secara eksplisit dalam naskah laporan.
Tetapi jika daftar pustaka disamakan artinya dengan
bibliografi, dalam daftar pustaka dapat dimuat semua judul tulisan yang dibaca
oleh peneliti dan mendasari penulisan naskah, baik yang dikutip secara eksplisit
pada salah satu bagian di dalam naskah maupun yang tidak. Judul tulisan yang
tidak dikutip secara eksplisit dimasukkan dalam daftar karena dibaca dan secara
umum ide-idenya dipakai sebagai dasar penulisan, namun tidak dapat dirujuk
secara khusus.
2.
Lampiran
Semua dokumen yang tidak berupa naskah (teks) tetapi
dianggap penting untuk mendukung apa yang ditulis pada naskah laporan dan dapat
dilacak oleh pembaca dengan mempelajari dokumen tersebut, perlu dilampirkan
pada laporan. Misalnya: instrumen penelitian, seperti kuesioner (angket),
pedoman observasi, daftar cek, data asli (mentah), print out hasil
analisis data dengan komputer, surat-surat penting dalam hubungannya dengan
kegiatan penelitian.
C.
PENUTUP
Laporan penelitian merupakan pertanggunjawaban peneliti. Ia
harus dikemas secara baik, baik dari sudut format, struktur, isi, maupun
bahasanya. Oleh sebab itu, peneliti haruslah menyiapkan laporan penelitian
dengan baik. Ia harus menata, menyusun dengan persiapan dan pengetahuan yang
baik tentang laporan penelitian dan harus dikerjakan secara profesional.
Laporan penelitian tidak dapat dianggap sebagai karya yang dapat dikerjakan
sambil lalu. Peneliti harus benar-benar
mengerjakannya dengan sungguh-sungguh sehingga hasilnya
benar-benar maksimal.
Terakhir diperbaharui: Kamis, 31 Mei
2012, 07:56
No comments:
Post a Comment